Newest Post

// Posted by :Sabri Sangjaya // On :Kamis, 20 Desember 2012

Karena tidak ada posting saya posting yang menurut anda gak bermutu

DEFINISI ALAY


ALAY MENURUT WIKIPEDIA :  

Alay adalah sebuah istilah yang merujuk pada sebuah fenomena perilaku remaja di Indonesia. "Alay" merupakan singkatan dari "anak layangan"atau "anak lebay".Istilah ini merupakan stereotipe yang menggambarkan gaya hidup norak atau kampungan. Selain itu, alay merujuk pada gaya yang dianggap berlebihan dan selalu berusaha menarik perhatian. Seseorang yang dikategorikan alay umumnya memiliki perilaku unik dalam hal bahasa dan gaya hidup. Dalam gaya bahasa, terutama bahasa tulis, alay merujuk pada kesenangan remaja menggabungkan huruf besar-huruf kecil, menggabungkan huruf dengan angka dan simbol, atau menyingkat secara berlebihan. Dalam gaya bicara, mereka berbicara dengan intonasi dan gaya yang berlebihan. Di Filipina terdapat fenomena yang mirip, sering disebut sebagai Jejemon. Alay merupakan sekelompok minoritas yang mempunyai karakterisitik unik di mana penampilan dan bahasa yang mereka gunakan terkadang menyilaukan mata dan menyakitkan telinga bagi mayoritas yang tidak terbiasa bersosialisasi dengannya. Biasanya para Alayers (panggilan para Alay) mempunyai trend busana tersendiri yang dapat menyebar cepat layaknya wabah virus dikalangan para Alayers yang lain, sehingga menciptakan satu keseragaman bentuk yang sedikit tidak lazim.

ALAY MENURUT GUE

-kondisi yang terlalu berlebihan suatu orang untuk menarik perhatian  . tapi yang dilakukannya bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia . 

 

ALAY menurut Website lain

alay istilah untuk menggambarkan anak yg sok keren, secara fashion, karya (musik) maupun kelakuan secara umum. 

Selo Soemaridjan Menjelaskan Definisi Alay sebagai sebuah perilaku remaja Indonesia, yang membuat dirinya merasa keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat Rakyat Indonesia yang sopan, santun, dan ramah. Faktor yang menyebabkan bisa melalui media TV (sinetron), dan musisi dengan dandanan seperti itu.”


Koentjara Ningrat, bahwa Pengertian Alay, Alay merupakan gejala yang dialami pemuda-pemudi Indonesia, yang ingin diakui statusnya diantara teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan, dan gaya berpakain, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya (seperti: Pengguna internet sejati, kayak blogger dan kaskuser). Diharapkan sifat ini segera hilang, jika tidak akan mengganggu masyarakat sekitar”



CIRI CIRI ALAY

fotonya ga nahan smua! (dengan gaya di imut imutin,dideketin lampu biar 'terang bgt',foto deket bgt dari wajah *biar jeleknya ga keliatan*,foto dari atas *biar kelihatan keren kali ya*,dll.. pokoknya yang bisa bikin ENEG semua orang)

2. usernamenya mengagung -agungkan diri sendiri,
seperti : pRinceSs cuTez,sHa luccU,tIkka cAntieqq,etc. (pede bgt sih?)

3. kata /singkatan selalu diakhiri huruf z/s (cth : nama adalah talitra,dbuat jadi : talz. nama adalah niken,dibuat jadi qens.. "mlz bgtz!" atau "gurunya malezin yh" dsb!)

4. kalo sms ke orang dengan minta balasan kaya "repp iah!" / "blz dum" / "reply dsini iiaaa" / "Lzzzz"

5. biasanya para alay itu ga pede pake nama asli mereka. mereka selalu pake nama samaran dgn gaya penulisan yg aneh". dann emg bener bgt klo fs itu uda jd sarangnya para alay.
so, let’s keep our facebook free and clean from alay then

6. sedikit menuju ke arah ketidaknormalan padahal dia normal.
ckckck -___-

7. Nah kalo alay main Facebook : misalnya alay nya cowo terus nge add cewe, pas abis di add dia sok kenalan deh ngomong begini ‘SaLam kNaL YuPz NaMa guW RaYY’
Dasar goblok padahal di atas udah ada nama dia sendiri. sumpah sok IMOET banget tuh alay, cuih cuih D:

8. Nama jelek sok sok ga terima dan mengganti dengan nama yang sedikit eropa padahal namanya ndeso. :P

9. jika anda perhatikan aksesoris mereka, memakai kalung rantai yg biasa d pake anjing, gelang yg astaga bnyknya kayak dukun gypsi, dan kadang ada juga yang pake rantai dompet penghubung dengan pantat mereka yang tujuannya entah untuk apa.

10. rambutnya pirang matahari, dan kayaknya bau deh.

11. naek motor pada blaga kebut"an ambil goyangin pantat biar dikira kayak pembalap. motorny ga pake spion, knalpot racing yg bikin kuping lo budek parah, ga lupa juga stiker ‘46' (biar dibilang valentino Rossi kali ya?). biasanya dilakukan dengan efek menggoyang"kan pantatnya sesuai irama.

12. Suka smsan bgt! ratu hape ! gak bisa hidup tanpa hape!
( yeh.. tu hape 1 hari 200 sms abis bro! gmn ga smsan?)

13. suka bilang, "aqyuu jelek yah?" atau "aqyuu gendut? bodoh? etc."

14. cewe" STM dengan tas pink murahan dan suka godain cowo" STM yang sama alaynya (ya iyalah, sekasta)

15. pake tas diselempangin di punggung

16. ikat pinggang metal" ga jelas

17. Anak-anak kampung ini biasanya make baju yang kayak di
sinetron-sinetron, tapi biasanya makenya berlebihan, apalagi kalo yang
ceweknya, sangat-sangat berlebihan, pernak-pernik disana-sini, mirip
sama abang-abang yang jualan pernak-pernik yang sering keluyuran di
stasiun atau terminal, bedanya cuma cara kencingnya.

18. Suka nambah-nambahin kata seenak jidatnya yang jenongnya se-benua Afrika.

19. bahasa kelebihan huruf.
bahasa kelebihan huruf adalah bhasa yg biasa digunakan cewe cewe ucull gtu loh yg ngetiknya kyk gni loh .
"tenggss iiahh uddah ett akkoh"
wk itu kibordnya rusak apa ya WKWKWK jd keketiknya dobel kali ye !! .

20. bahasa x = y / NYA
macam rumus matematik ajalah ini. x jadi y. contoh !
"bxag xg maw akk crtain ke kmmo" "xMpein" "puX" "mexMbut"
ni orang kepinteran matematikanya kali ya jadi diganti y nya sama dia jd x !

21. bahasa mata uang
wkakwakw
knapa gue bilang bahasa mata uang, soalnya orang" ini pada pake huruf kyk gini:
$ untuk S, ¥ untuk y, # untuk H dan @ untuk a.
kurang kerjaan bgt lah org yg ngetik mcm gini . D:
contohnya seperti dibawah ini:
"H@! kn@L@n yuKz"
bikin mata katarak dan jadi butek . D:

22. Sok Ngartis
(di statusnya: aduh besok syuting lagi, aduh syutingnya lama bgt yakk, duhh bsok pemotretan, dan sebagainya)

23. Korban Sinetron >>
suka niru kebiasaan tokoh sinetron.


* Korban Kepompong
suka ngomong 'ii . .wauw . . '


* Korban Cinta Laura
logat ngomongnya jadi ke barat baratan.


* Suka ngomong "plizzz degh!"



24. Ke sekolah pake rok ngatung. Padahal pant*tnya gede.

25. Kaos kaki warnanya shocking. Hahhah

26. Pake headband , Padahal ga pantes .

27. Kalau ketawa lebay. padahal ga lucu-lucu amat. -__-

28. Nyerobot giliran orang .
Ex: A lg baca buku. Eh si Alay langsung ngerampas tuh buku. Tapi udah di tangan, bukunya ga diapa apain. [disgusting] D:

29. suka nyoret" tembok sekolah, dengan tulisan Gede. BOLD kuadrat. Contoh tulisan :
-tanggal jadian. 290245~300309 never die . [ampun. Mau ngapain sih. Gaje. Ada yg peduli gitu?]

30. Suka pake rol rambut pas pelajaran. Kaya ibu kos. Bawa strikaan skalian !

31. Suka mangkal di kamar mandi. Ngaca, Nyisir, Bedak-an, Dan hal ga penting lainnya . -__-

32. Jari tengah sudah menjadi Andalan

33. Kurus kerempeng, suka memegang rambut dan bermuka bokat. D:

34. Sok kaya, sok imut, sok cantik, sok keren, sok gaul, sok techno padahal waktu ditanya kode HTML aja gak bisa.

35. Kolor boxer kemana-mana.


 yang paling parah ada   


ALAY TEKS GENERATOR 
http://alay.tk/ 

grup alay
https://www.facebook.com/search/results.php?q=alay&type=groups&init=quick&tas=0.26213848458188094

 



PENYEBAB ALAY

Ekonomi
Kebutuhan yang terkait dengan ekonomi khususnya Uang adalah salah satu sumber kehidupan bagi kebanyakan orang sekarang ini. Tanpa uang seseorang tak akan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sebuah kebutuhan yang sangat vital dan tak bisa diganggu gugat. Peningkatan taraf ekonomilah kenapa seseorang bertingkah menjadi “alay”. Biasannya mereka dibayar untuk bekerja di stasiun televisi untuk menjadi tim hore pada pagelaran musik. Disini penulis menekankan kepada pemandu hore yang tingkahnya “alay” karena untuk mendapatkan se-sen uang dari ke-“alay”-anya tersebut.
Popularitas
Pergaulan antar remaja sekarang ini semakin menyesakkan. Bila tak mengikuti tren yang berkembang maka tidak bisa dikatakan sebagai orang yang gaul katannya. Apakah yang berkembang itu? Ya, tak lain dan tak bukan adalah ke-“alay”-an. Pergaulan semakin luas bila perkembangan tersebut digunakannya setiap hari dalam kehidupan sehari-harinnya. Contohnya saja dalam jejaring sosial facebook, biasannya mereka yang “alay” menggunakan nama profil yang susah dicerna oleh kebanyakan orang misalnya aslinya bernama Novi Wijayanti maka menjadi NoVi WiJaYanTi, bahkan lebih parah lagi dengan menggunakan nama Novie Ingin Clalu Dicyank…
Selain kebutuhan yang mendasar, terdapat pula beberapa faktor penyebab lain yang mengakibatkan orang “alay” semakin lama semakin bertambah pesat baik itu dikalangan anak-anak, remaja bahkan dewasa.
Demokrasi yang “semu”
Pemahaman tentang arti kata demokrasi yang rendah dari masyarakat mengakibatkan semakin keterlaluanya perkembangan orang “alay” sekarang ini. Pendidikan menjadi penyebab kenapa seseorang tidak mengetahui apa itu demokrasi yang sebenarnya. Yang berkembang dalam masyarakat sekarang ini arti demokrasi hanyalah alat untuk bebas berpendapat dan berekspresi. Dengan alasan seperti itulah kenapa seseorang membebaskan dirinya untuk berekspresi seperti apa yang diinginkannya. Demokrasi pula diimbangi dengan alasan HAM yang merupakan hak asasi bagi setiap orang untuk berekspresi sejak lahir.
Teknologi
Pesatnya kemajuan teknologi sekarang ini membuat bumi semakin sempitnya. Karena mereka yang jauh bisa menjadi dekat dengan adanya teknologi. Baik itu telivisi, HP, Ipad dab. Sebab itu teknologi bisa menjadikan alasan kenapa seseorang bisa menjadi “alay” karena teknologi dapat menyebarkan kebudayaan-kebudayaan maupun kebiasaan baru yang dapat cepat diterima oleh masyarakat.
Globalisasi
Tak bisa disangkal lagi, bahwa globalisasi adalah salah satu penyebab kenapa orang “alay” makin bertambah pesat. Disini penulis melihat betapa bebasnya kebudayaan asing masuk dan mempengaruhi setiap orang di negeri ini, sehingga semakin banyaknya ciri, macam perilaku dan tata kelakuan yang berkembang di masyarakat membuat seseorang cenderung untuk berperilaku yang “wah” dari biasannya.
Tentunya orang “alay” akan mengakibatkan penurunan kadar kualitas masyarakat bangsa Indonesia mengapa demikian?. Dengan semakin terperosoknya prestasi Indonesia di kancah regional maupun internasional di bidang olah-raga, maka Negara kita membutuhkan atlet-atlet yang berjiwa tangguh dengan semangat juang yang tinggi agar dapat berprestasi kembali. Dengan fenomena yang terjadi sekarang ini bahwa masyarakat Indonesia rata-rata sudah menjadi “alay” mungkin harapan tersebut susah untuk dicapai. Kemudian, dahulu pemuda-pemudi bangsa berjiwa kesatria untuk membela dan mempertahankan negaranya dari pihak asing, sekarang sedang panas-panasnya Negara kita dengan Negara serumpun Malaysia. Bagaimana kita mempertahankan Negara ini bila masyarakat kebanyakan khususnya muda-mudi sekarang ini sudah menjadi alay. Apakah kita akan terus dipercundangi oleh mereka?
Hal ini mungkin saja bisa dihindari dengan tanggung jawab pemerintah. Bila tak ingin semakin bertambahnya orang “alay” di Negara ini pemerintah sebaiknya melakukan terobosan-terobosan tertentu seperti:
Memberikan pendidikan
pendidikan merupakan prodak jitu bagi pemerintah untuk menjegah penurunan kadar kualitas masyarakatnya agar tidak menjadi orang “alay”. Karena, pendidikan dapat memberikan dan mengajarkan tentang pengetahuan-pengetahuan yang positif serta membentuk moral dan karakter bangsa. Yang paling penting adalah menanamkan jiwa-jiwa kebangsaan bagi para pemuda-pemudi bangsa sehingga dapat memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.
Kesejahteraan
Hidup dengan sejahtera merupakan impian setiap bangsa khususnya masyarakat Indonesia. Dengan hidup sejahtera timbul kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negarannya. Sehingga orang “alay” bisa diminimalisir ataupun hilang karena masyarakat sudah sejahtera baik itu dalam bidang ekonomi maupun pendidikan.
Itulah mengapa orang “alay” semakin banyak di Negara kta ini, disini penulis menekankan bahwa cirri dari bangsa ini sudah semakin hilang dan pudar. Asas kebudayaan telah tergantikan dengan sebuah kebiasaan dan tata-kelakuan baru yang menyebabkan perubahan secara mendasar hingga menyeluruh atas ciri dan kebiasaan positif yang sebelumnya telah ada sejak dulu. Dan ini semua bukanlah merupakan cita-cita dari para pejuang dan pahlawan bangsa kita.
Semakin turunya penerus bangsa dibandingkan masa lalu. Dulu banyak sekali pemuda-pemudi yang berjiwa perwira, ketauladanan dan mempuyai semangat juang tinggi terhadap bangsa. Tetapi sekarang sudah berubah, mental bangsa semakin lama semakin menurun dengan hadirnya orang “alay” yang jelas tidak berarti bagi perkembangan bangsanya. Tidak dipungkiri bahwa semua ini adalah tugas pemerintah yang harus mengontrol dan tugas kita yang harus berubah untuk menjadi yang lebih baik. Dalam beberapa aspek zaman sekarang memang sudah jauh berbeda dari zaman perjuangan dulu, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk kita semua menurunkan jiwa dan semangat kebangsaan.








{ 1 komentar... read them below or add one }

// Copyright © 2012 Pakdhe Girang //Anime-Note//Powered by Blogger // Designed by Johanes Djogan //